Monday, October 10, 2016

Tak disangka dan tak diduga

Hanya lewat like dan komentar bisa membuatku jatuh cinta kepadanya
Disaat kuliah menuntut waktu dan kerja keras
Kesendirian yang membuatku jenuh,tak pernah terpikirkan olehku untuk memilikinya.

Menjadi seorang yang mempunyai cukup banyak followers di Instagram membuatku berpikir sebagai seseorang yang terkenal walau hanya di dunia maya

Cover lagu, rekam dan upload, dengan suara dan muka yang pas-pas an adalah cara untuk menghibur diri sendiri apalagi ketika mendapatkan likes dan komentar para follower. Wow rasa2 nya seperti seorang Bruno mars, agak sedikit mirip sih kalo diliat dri monas.

Suatu saat notifikasi pun masuk, ada sebuah akun instagram yang nge like foto saya

Bukan sekali dua kali, lebih dari sepuluh foto di like
tidak tunggu lama saya pun mengecek profil si penggemar foto-foto saya ini.
"Damnn" expressi saya terkagum ketika melihat wajahnya walaupun lewat foto, hidung kecil yang mancung dengan kulit putih bersih dan mata yang sungguh mempesona, seorang wanita yang cantik.
tapi tidak boleh Ge er dulu dalam hati pun saya berkata 
“Apa dia tertarik dengan saya ato hanya para likes for likes people” saya pun mencoba membalasnya
dengan beberapa like di fotonya, dan sebuah komentar

“Manis”

Sambil menunggu respon, saya pun move on scrolling down the Instagram, video lucu, update an tman2 tentang keseharian mereka, mulai dari gym selfie sampe nature selfie, foto makanan, sampe foto nikahan. 

Ting!! , bunyi notifikasi masuk, 'Ritmen mengomentari video anda', ternyata dia pun meninggalkan komentar di sebuah video saya. 10 seconds cover lagu Love yourself by Justin Bieber yang sempat naik daun waktu itu. “Keren” katanya.
Melihat ketertarikannya. Oh well,  dengan senyuman saya pun bernyanyi “It goes down in the DM”,
 ”halo apa kabar?" Begitu pesan private(DM) saya ke akun si dia.
 Tidak semenit dia pun membalas pesan saya. Terbukti kalo dia interested jg. hehe

Chatting pun berlanjut, lagu “It goes down in the DM” pun terus bernyanyi di headset. Tak lama kemudian saya menanyakan Id Line nya.
dan kita pun beralih ke Line, bercanda tawa di Skype, seminggu berlalu dua minggu terlewati, rasa bosan dengan kuliah dan jenuh pun memudar, sebuah kebiasaan baru pun terasakan.

Hari tanpa mendengar suaranya terasa sangat berat, kami selalu komunikasi, sharing setiap hal yg kami lakukan, seperti layaknya kami pacaran. 3 bulan lebih hanya lewat laptop dan hape berkomunikasi, rasanya saya sudah mengenal dia lebih dari 5 tahun, seperti seorang sahabat. Dengan jarak dan waktu kami berdua yang begitu jauh, 16 jam perbedaan waktu, thousand miles jarak yang memisahkan kami pun tidak terasa, tapi rasa ingin ketemu sudah pasti tidak tertahan.

On skype with Billy Bonay
Saya pun berjanji untuk menemuinya libur musim panas nanti. cek tiket Reno-Jakarta ternyata ada yang murah.
Pada tanggal 15 Mei pun perjalanan 28 jam total, akhirnya saya tiba di Jakarta. Oh man, sungguh tidak terduga, hanya dengan like dan komentar di Instagram, hubungan komunikasi melalui internet tanpa ada kontak fisik selama 3 bulan, kami pun dapat dipertemukan. Thanks God, Thanks Instagram

Saat keluar di pintu kedatangan, agak sedikit gugup, tapi i gotta look cool. deg-deg an akan bertemu seseorang yg selama ini cuma diliat dari layar laptop. "Baby dimana?" chat yang saya kirimkan, lalu ia mengajak utk bertemu di HokBen, okeh.

sambil menunggu di depan HokBen. Saya harus bisa pasang muka ganteng, walaupun agak lelah.

Tak lama kemudian, seorang wanita menggunakan kemeja hijau terang dengan blazer hitam,kulit putih dengan rambut sedikit ikal, berlari mengarah ke saya, 'babyyy' teriaknya. dengan tangan terlentang terbuka, saya pun memeluk dia seerat mungkin seperti yg saya selalu janjikan,
Oh my God, that was the happiest feeling I ever had.
 ketika melihatnya dengan senyuman yang tulus dari wajahnya dia menunggu kedatangan saya di bandara., membuat saya jatuh hati berulang kali. 

Kami berdua pun bergandengan tangan seolah membalas semua rasa sentuhan yang selama ini tak tergapai. 

 Instagram will get the credit ktika kami nikah nanti.
Billy Bonay and Ritmen Unwawirka



I love you sayang

 3 bulan kami habis kan waktu bersama, dan saya pun harus kembali ke tempat kuliah. Ritmen Unwawirka sudah mencuri hati Billy Bonay. 

Terasa berat untuk meninggalkannya tetapi semua ini adalah demi hubungan kami berdua di masa yang akan datang. Aminn
saya sudah mengenal keluarganya, begitu juga dia sudah tinggal di rumah bersama orang tua saya, komitmen pun kami buat, menggunakan cincin sebagai simbolis kami berdua,

3 bulan yang sungguh menyenangkan bersamanya.  

Doa slalu kami naikkan kepada Tuhan agar selalu menjaga hubungan ini. Sungguh tak disangka dan tak diduga. Sedikit alay tapi trapapa sudah. ahaha

Bercanda tawa bersama baby
Baby tunggu abang balik eh.